BATAM — Anggota Badan Anggaran DPR RI, Puteri Komarudin, menyoroti pentingnya optimalisasi kawasan strategis di Kota Batam sebagai kunci untuk memperkuat iklim investasi nasional. Menurutnya, realisasi investasi pada triwulan pertama 2026 menunjukkan tren positif yang tidak terlepas dari kepercayaan investor terhadap status Batam sebagai kawasan Free Trade Zone (FTZ).
Tiga Kawasan Ekonomi Khusus Jadi Motor Industri
Puteri menyebutkan, sejumlah kawasan strategis telah diidentifikasi untuk menjadi penggerak utama sektor industri. Tiga di antaranya adalah KEK Nongsa, KEK Batam Aero Technic, dan KEK Pariwisata Kesehatan Internasional.
“Realisasi ini tentu tidak terlepas dari kepercayaan investor terhadap kawasan Batam yang berstatus Free Trade Zone (FTZ). Berbagai kawasan strategis seperti KEK Nongsa, KEK Batam Aero Technic, hingga KEK Pariwisata Kesehatan Internasional diharapkan menggerakkan industri,” ujar Puteri dalam keterangan yang dikutip RRI, Selasa (7/7/2026).
Dukungan untuk Proyek Data Centre dan Alih Teknologi
Dalam kesempatan itu, Puteri juga mendukung langkah Badan Pengusahaan (BP) Batam yang tengah mengembangkan hub ekonomi digital regional melalui proyek Pusat Data (Data Centre). Ia menilai proyek ini merupakan peluang strategis yang harus dikawal agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.
“Tentu ini merupakan peluang strategis yang perlu kita kawal bersama. Sehingga, manfaatnya bisa dirasakan masyarakat, terutama berkaitan dengan skema alih teknologi (transfer technology),” kata Puteri.
Evaluasi Insentif Fiskal Demi Lapangan Kerja
Puteri meminta Direktorat Jenderal Bea dan Cukai serta Direktorat Jenderal Pajak untuk mengevaluasi efektivitas insentif fiskal yang telah berjalan di Batam. Evaluasi ini dinilai penting untuk memastikan fasilitas yang diberikan sebanding dengan dampak ekonominya bagi masyarakat.
“Ini menjadi penting, supaya kita bisa selalu memastikan fasilitas fiskal yang diberikan sebanding dengan manfaatnya bagi perekonomian masyarakat. Supaya kita dapat mengukur sejauh mana efektivitasnya dalam mendorong investasi dan dampaknya pada penciptaan lapangan kerja,” ucap Puteri.