TANJUNGPINANG — Ribuan ASN di lingkungan Pemerintah Kota Tanjungpinang bakal dikerahkan untuk meramaikan gelaran MTQ Provinsi Kepri 2026. Kepala BKPSDM Kota Tanjungpinang, Achmad Nur Fatah, menerbitkan instruksi yang mewajibkan setiap OPD mengirim 20 personel ke titik-titik perlombaan.
Para ASN tidak hanya diminta hadir, tetapi juga menyaksikan langsung berbagai perlombaan di tujuh venue utama yang tersebar di kota tersebut. Langkah ini merupakan bagian dari strategi Pemkot Tanjungpinang untuk menciptakan atmosfer kompetisi yang semarak dan mendukung penuh perhelatan keagamaan tingkat provinsi.
Syiar Keagamaan dan Komitmen Tuan Rumah
"MTQ ini syiar yang harus kita gaungkan bersama. Oleh karena itu, kami ASN hadir bersama masyarakat," ujar Achmad Nur Fatah dalam keterangannya, Senin.
Fatah menegaskan bahwa pengerahan massa abdi negara ini bertujuan menunjukkan komitmen serius Kota Tanjungpinang selaku tuan rumah penyelenggara. Kehadiran ASN diharapkan menjadi contoh partisipasi aktif bagi warga lainnya.
Pengawasan Ketat dan Koordinator Lapangan
Untuk memastikan kedisiplinan, BKPSDM akan memonitor kehadiran pegawai secara ketat selama berada di area perlombaan. Setiap OPD diminta bertanggung jawab penuh atas personel yang dikirimkan.
"Kami juga menunjuk beberapa pejabat administrator sebagai koordinator lapangan di setiap venue pertandingan," kata Fatah. Para koordinator ini bertugas mengatur mobilisasi dan memastikan seluruh ASN menjalankan tugasnya.
Target Ganda: Sukses Acara dan Gerak Ekonomi
Pemko Tanjungpinang tidak hanya menargetkan dukungan birokrasi yang masif demi suksesnya penyelenggaraan dan peningkatan prestasi. Lebih dari itu, pengerahan ribuan ASN ini diharapkan mampu menggerakkan roda ekonomi daerah.
“Serta menggerakkan roda ekonomi daerah pada pelaksanaan MTQ Provinsi Kepri,” tukas Fatah. Kehadiran banyak orang di lokasi venue diproyeksikan akan meningkatkan transaksi di sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta jasa di sekitar lokasi lomba.