TANJUNGPINANG — Dua pelajar terbaik Kepulauan Riau resmi diberangkatkan untuk mewakili daerah dalam pemusatan pendidikan dan seleksi Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tingkat Pusat 2026. Gubernur Kepri Ansar Ahmad melepas keduanya di Gedung Daerah, Tanjungpinang, Senin (13/7/2026), dengan harapan besar agar mereka mampu menembus tim inti pengibar Bendera Pusaka pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
Mereka adalah Muhammad Salman Farisi, siswa SMAN 1 Tanjungpinang, dan Raudah Mabrura, siswi SMAN 1 Bintan Utara. Keduanya berhasil menyisihkan puluhan peserta dari tujuh kabupaten/kota melalui seleksi berjenjang yang digelar pada 5 hingga 7 Mei 2026.
Seleksi Ketat 50 Peserta Terbaik Se-Kepri
Proses pembentukan Paskibraka tingkat provinsi tahun ini melibatkan 50 peserta terbaik dari seluruh Kepulauan Riau. Mereka menjalani serangkaian tes mulai dari Tes Pancasila dan Wawasan Kebangsaan (TWK), Tes Intelegensi Umum (TIU), pemeriksaan kesehatan, peraturan baris-berbaris (PBB), kesamaptaan jasmani, hingga psikotes.
Dari puluhan peserta itu, hanya dua nama yang lolos ke tingkat nasional. “Dengan niat, semangat, serta disiplin dalam mengikuti seluruh tahapan seleksi, akhirnya terpilihlah putra dan putri yang hebat untuk mewakili Provinsi Kepri,” ujar Ansar dalam sambutannya.
Bukan Sekadar Pengibar Bendera, tapi Duta Daerah
Ansar menitipkan pesan khusus kepada kedua calon Paskibraka. Ia meminta mereka tak hanya fokus pada latihan fisik dan baris-berbaris, tetapi juga memanfaatkan momen berkumpul dengan peserta dari 38 provinsi untuk memperkenalkan Kepulauan Riau.
“Perkenalkanlah Kepulauan Riau kepada teman-teman dari seluruh Indonesia. Ceritakan bahwa kita memiliki Pulau Penyengat yang kaya akan sejarah dan budaya, sehingga mereka tertarik untuk berkunjung ke daerah kita,” pesan Ansar. Ia menambahkan bahwa keduanya otomatis menjadi duta daerah selama berada di Jakarta.
Target: Tim Inti Pengibar Bendera Pusaka
Gubernur berharap Salman dan Raudah mampu menunjukkan kemampuan terbaik selama pemusatan pendidikan di Jakarta. “Mudah-mudahan nanti kalian bisa menjadi tim inti yang bertugas membawa Bendera Pusaka. Jaga baik nama Provinsi Kepulauan Riau,” katanya.
Acara pelepasan turut dihadiri orang tua peserta, kepala sekolah, serta guru pendamping. Mereka memberikan dukungan dan doa sebelum kedua pelajar berangkat mengikuti pemusatan pendidikan dan pelatihan Paskibraka Tingkat Nasional di Jakarta.