KEPULAUAN RIAU — Kabar baik sekaligus kewaspadaan datang dari kubu AS Roma. Devyne Rensch dipastikan absen dalam rentang waktu 7 hingga 10 hari setelah menjalani pemindaian MRI di Trigoria. Pemeriksaan tersebut memastikan tidak ada kerusakan serius pada otot fleksor kaki kirinya, namun tim medis memilih opsi konservatif agar pemain berusia 22 tahun itu tidak mengalami cedera berulang.
Kronologi Cedera Jelang Laga Kontra Fiorentina
Rensch sejatinya sudah masuk dalam daftar skuad yang dibawa pelatih Claudio Ranieri untuk menghadapi Fiorentina di Stadio Artemio Franchi. Namun, ia harus dicoret pada menit-menit akhir setelah merasakan masalah pada otot pahanya saat sesi pemanasan terakhir.
Keputusan cepat diambil demi keamanan pemain, mengingat jadwal padat yang menanti Giallorossi di Serie A dan Eropa. Hasil MRI yang keluar pada Jumat (14/2) waktu setempat akhirnya menjadi dasar tim untuk menyusun rencana pemulihan yang lebih terukur.
Target Pemulihan dan Laga yang Terancam Dilewatkan
Dengan perkiraan waktu pemulihan 7-10 hari, Rensch dipastikan tidak akan dibawa dalam lawatan ke Stadio Via del Mare untuk menghadapi Lecce. Keputusan ini murni diambil sebagai bentuk kehati-hatian, bukan karena kondisi yang memburuk.
Peluangnya untuk tampil kembali terbuka pada laga kandang melawan Como atau saat menghadapi Porto di leg kedua play-off Liga Europa. Semua bergantung pada respons ototnya terhadap program rehabilitasi dalam beberapa hari ke depan.
Dampak pada Skuad dan Opsi Pengganti
Absennya Rensch membuat Ranieri kehilangan satu opsi di sisi kanan pertahanan. Namun, kedalaman skuad Roma masih cukup mumpuni dengan kehadiran Zeki Celik yang siap mengisi posisi bek kanan sejak menit awal.
Laga melawan Lecce menjadi momentum bagi pemain lain untuk membuktikan diri di tengah rotasi yang dipaksa oleh kondisi cedera. Roma sendiri tengah dalam tren positif dan tidak ingin kehilangan ritme permainan hanya karena satu pemain absen.