KEPULAUAN RIAU — Bagi orang tua, memastikan anak tumbuh sehat adalah prioritas utama. Namun, tidak semua keluarga punya akses mudah ke fasilitas kesehatan, terutama di daerah pelosok. Di sinilah peran posyandu menjadi penting, seperti yang rutin diadakan di Klinik Asiki, Kampung Asiki, Distrik Jair, Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan.
Kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian Tunas Sawa Erma (TSE) Group, perusahaan swasta di bidang kelapa sawit, terhadap kesehatan masyarakat di sekitar wilayah operasionalnya. Sejak 2005, klinik yang bekerja sama dengan Puskesmas Getentiri ini telah melayani ratusan ibu dan anak setiap bulannya.
Layanan Lengkap untuk Bayi, Balita, dan Ibu Hamil
Setiap Kamis di minggu pertama, sekitar 80 hingga 100 bayi dan balita datang untuk menjalani pemeriksaan. Mereka ditimbang berat badannya, diukur tinggi badan, lingkar kepala, dan lingkar lengan atas. Selain itu, imunisasi dasar lengkap juga diberikan untuk melindungi anak dari penyakit berbahaya seperti campak, TBC, dan polio.
Sementara itu, untuk ibu hamil, layanan yang diberikan tak kalah lengkap. Pemeriksaan rutin mencakup pengukuran berat dan tinggi badan, serta pemeriksaan kondisi kehamilan. Yang lebih membanggakan, para ibu juga bisa mendapatkan layanan ultrasonografi (USG) untuk memantau perkembangan janin dan berkonsultasi langsung dengan dokter mengenai rencana persalinan.
Deteksi Dini Stunting dan Perbaikan Gizi
Bagi tim medis, kegiatan ini bukan sekadar pemeriksaan rutin bulanan. Pengukuran pertumbuhan anak menjadi langkah krusial untuk mendeteksi risiko stunting sejak dini. Jika ditemukan indikasi, tim klinik akan segera melakukan upaya perbaikan gizi untuk anak. Hal ini penting karena stunting memengaruhi perkembangan otak dan fisik anak dalam jangka panjang.
"Dengan adanya kegiatan imunisasi bayi dan balita yang ada di Klinik Asiki ini, kami dapat mencegah penyakit-penyakit di kemudian hari seperti campak, TBC, hingga polio. Sasaran kami adalah semua bayi balita yang berada di lingkungan perusahaan," ujar Bidan Feby Samidah, Amd. Kep, yang bertugas dalam kegiatan posyandu pada Rabu (19/08/2026).
Manfaat Posyandu yang Dirasakan Langsung Orang Tua
Yosefina Saima, salah satu orang tua peserta posyandu, merasakan manfaat besar dari kegiatan ini. Ia kini bisa memantau perkembangan anaknya secara rutin dan tahu pasti kondisi gizi mereka.
"Posyandu ini sangat membantu memantau tumbuh kembang anak kami, mulai dari pengukuran tinggi dan berat badan sehingga kami orang tua bisa tahu perkembangan dan kondisi anak kami, terutama gizi mereka," kata Yosefina.
Selain pemeriksaan kesehatan, para peserta juga mendapatkan makanan tambahan bergizi. Hal ini tentu menjadi nilai tambah bagi keluarga, terutama untuk memastikan asupan nutrisi anak tetap terjaga.
Mendekatkan Akses Layanan Kesehatan ke Masyarakat
Kehadiran tenaga kesehatan di Klinik Asiki juga memberikan dampak positif bagi ibu-ibu, khususnya masyarakat Orang Asli Papua (OAP). Semakin banyak ibu yang mendapatkan pertolongan persalinan dari bidan atau dokter, sehingga keamanan ibu dan bayi selama proses melahirkan lebih terjamin.
Seiring berjalannya waktu, posyandu Klinik Asiki telah berkembang menjadi lebih dari sekadar tempat pemeriksaan kesehatan. Kegiatan ini menjadi ruang bagi orang tua untuk mendapatkan informasi seputar pengasuhan, memantau pertumbuhan anak, dan memastikan kesehatan ibu selama masa kehamilan. Melalui layanan yang rutin dan berkelanjutan, Klinik Asiki bersama Puskesmas Getentiri terus berupaya mendekatkan akses layanan kesehatan kepada masyarakat di sekitar wilayah operasional TSE Group.
Rutinitas sederhana seperti menimbang berat badan, mengukur tinggi badan, mendapatkan imunisasi, hingga memeriksakan kehamilan adalah langkah penting yang dampaknya besar bagi masa depan anak. Bagi orang tua di Boven Digoel, semua itu kini bisa didapatkan dengan mudah dan gratis.