Pencarian

Pemkot Tanjungpinang Buka Suara soal Viral Video Direktur BUMD Cekcok dengan Pelaku UMKM di Gurindam 12

Jumat, 26 Juni 2026 • 21:02:01 WIB
Pemkot Tanjungpinang Buka Suara soal Viral Video Direktur BUMD Cekcok dengan Pelaku UMKM di Gurindam 12
Sekda Tanjungpinang pastikan situasi di Gurindam 12 kondusif usai insiden Direktur BUMD dan pelaku UMKM.

TANJUNGPINANG — Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tanjungpinang, Zulhidayat, memastikan situasi di kawasan Gurindam 12 telah kembali kondusif usai insiden yang melibatkan Direktur BUMD dan seorang pelaku UMKM. Peristiwa itu terekam dalam video dan menyebar luas di media sosial, memicu beragam reaksi warga.

Aturan Lapak Dilanggar, Direktur BUMD Ditegur

Menurut penjelasan yang diterima Zulhidayat dari jajaran BUMD, masalah bermula saat proses relokasi pedagang. Istri dari pelaku UMKM yang bersangkutan telah mengikuti pengundian lapak dan mendapatkan satu titik lokasi untuk berjualan.

Namun, saat hari relokasi tiba, pedagang tersebut justru menempati lokasi yang berbeda dari hasil undian. Akibatnya, pedagang lain yang berhak atas lapak itu tidak bisa menempati tempat yang sudah ditentukan.

“Pada saat relokasi, beliau mengambil titik tempat lain sehingga saudara kita yang sesuai hasil undian tidak bisa menempatkan dagangannya,” kata Zulhidayat, Jumat (26/6/2026).

Petugas BUMD di lapangan sempat memberikan penjelasan dan imbauan agar semua pedagang menempati lapak sesuai hasil undian demi menjaga asas keadilan. Namun, keberatan dari pihak yang bersangkutan membuat situasi memanas hingga akhirnya terekam dalam video yang viral.

Sekda Ingatkan Pendekatan Humanis, Pedagang Kini Patuh

Menanggapi kejadian tersebut, Zulhidayat mengaku telah mengingatkan Direktur BUMD agar tetap bersabar dan mengedepankan pendekatan humanis dalam menangani dinamika di lapangan.

“Saya sudah mengingatkan Pak Direktur, bagaimanapun dinamika di lapangan harus tetap mengedepankan kesabaran dan menggunakan cara yang humanis,” ujarnya.

Berdasarkan laporan yang diterima, pihak yang bersangkutan sempat berupaya menguasai tiga hingga empat lapak yang sebenarnya merupakan hak pedagang lain. Karena itu, pemerintah berpegang teguh pada hasil undian sebagai dasar penataan agar tak ada pihak yang dirugikan.

“Kita semua sama-sama mencari rezeki. Karena itu kami mendorong agar seluruh pedagang menempati lapak sesuai hasil undian,” tuturnya.

Zulhidayat memastikan, setelah proses mediasi, pedagang yang terlibat insiden kini telah menempati lapak sesuai hasil undian. Proses relokasi di kawasan Gurindam 12 pun kembali berjalan normal.

“Alhamdulillah semuanya sudah terkendali, yang bersangkutan juga sudah menempati tempat sesuai hasil undian,” tutupnya.

Bagikan
Sumber: sketsanews.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks