Pencarian

Antusiasme MotoGP Indonesia 2026 Melonjak, Penjualan Tiket Tembus Rp2,4 Miliar Berkat Dua Pembalap Lokal

Rabu, 15 Juli 2026 • 01:01:32 WIB
Antusiasme MotoGP Indonesia 2026 Melonjak, Penjualan Tiket Tembus Rp2,4 Miliar Berkat Dua Pembalap Lokal
Penjualan tiket MotoGP Indonesia 2026 mencapai Rp2,4 miliar setelah tiket early bird habis terjual dan tiket presale hampir ludes.

KEPULAUAN RIAU — Direktur Operasi InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) Troy Warokka mengonfirmasi bahwa tiket kategori early bird telah habis terjual, sementara tiket presale nyaris ludes. "Antusiasme tahun ini sangat berbeda karena kita memiliki local hero. Hingga sekarang penjualan tiket sudah mencapai Rp2,4 miliar, padahal balapan masih beberapa bulan lagi," ujar Troy dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (14/7/2026).

Mario Aji dan Veda Ega Jadi Daya Tarik Utama

Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 merupakan seri ke-18 dari total 22 seri MotoGP musim ini. Mario dan Veda baru tiba di Indonesia dari Eropa setelah menyelesaikan Grand Prix Jerman. Keduanya memanfaatkan jeda kompetisi (summer break) untuk menjalani promosi di Jakarta, Yogyakarta, Bali, dan berlatih di Sirkuit Mandalika.

ITDC memberikan keleluasaan bagi kedua pembalap untuk berlatih di Mandalika selama masa persiapan. "Kami ingin mereka memaksimalkan keuntungan tampil di kandang sendiri," kata Troy. Selain balapan, penyelenggara juga menyiapkan atraksi hiburan dan pengembangan museum di kawasan Mandalika untuk menjadikan MotoGP sebagai destinasi wisata keluarga.

Mario Surya Aji: Cedera dan Target ke MotoGP

Mario Surya Aji mengaku bangga bisa tampil di hadapan publik Indonesia. Pembalap Moto2 itu sempat mengalami cedera di Jerez yang memerlukan pemulihan delapan hingga 12 pekan. Ia bahkan sempat diperkirakan absen pada GP Jerman, namun berhasil kembali membalap sebelum jeda musim.

"Balapan di Mandalika tentu spesial. Keluarga dan teman-teman terdekat akan hadir sehingga menjadi suntikan motivasi. Kami ingin memberikan yang terbaik untuk Indonesia," ujar Mario. Ia menegaskan mimpi besarnya tetap sama: menembus kelas MotoGP. Menurutnya, setiap kesempatan harus dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk terus berkembang.

Veda Ega: Musim Debut dan Adaptasi di Mandalika

Veda Ega Pratama menganggap musim debutnya di Moto3 sebagai pengalaman berharga. Pembalap asal Gunungkidul itu sempat meraih podium dan beberapa kali gagal finis, namun kini fokus mengumpulkan poin sebanyak mungkin. Ia optimistis tampil lebih kompetitif setelah meningkatkan kondisi fisik selama jeda musim.

Veda menyebut karakter lintasan Mandalika yang berada di tepi pantai dengan embusan angin kencang menjadi tantangan tersendiri. "Saya bangga bisa balapan di Mandalika sebagai tuan rumah. Sudah tidak sabar tampil di depan masyarakat Indonesia dan saya akan memberikan yang terbaik," kata Veda. Kesempatan menjajal sirkuit sebelum balapan resmi dinilai sangat membantu proses adaptasinya.

Bagikan
Sumber: news.republika.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks