KEPULAUAN RIAU — Samsung 990 hadir dalam dua varian kapasitas: 1TB dan 2TB, dengan harga MSRP masing-masing USD 269,99 (sekitar Rp 4,4 juta) dan USD 529,99 (sekitar Rp 8,7 juta). Harga ini terbilang tinggi dibanding kompetitor seperti Crucial P310 atau WD Black SN7100, namun Samsung biasanya menerapkan harga pasar yang lebih rendah setelah peluncuran.
- Form Factor: M.2 2280 single-sided
- Interface: PCIe 4.0 x4 / NVMe 2.0
- Controller: Samsung PiccoloQ (4-channel, DRAM-less)
- Flash Memory: Samsung V9 QLC (286-Layer, dijual sebagai 280-Layer)
- Sequential Read/Write: 7.250 / 6.450 MB/s (2TB); 7.150 / 6.450 MB/s (1TB)
- Random Read/Write: 850K / 1.200K IOPS (2TB); 700K / 1.100K IOPS (1TB)
- Power (R/W): 4,3W / 3,8W (2TB); 4,0W / 3,7W (1TB)
- Endurance: 800 TBW (2TB); 400 TBW (1TB)
- Warranty: 3 Tahun
Hal yang Disukai
SSD ini menawarkan performa yang cukup untuk penggunaan sehari-hari. Dalam pengujian 3DMark Storage Benchmark, skor Samsung 990 mendekati Crucial P310, salah satu drive QLC terbaik. Latensi juga tergolong baik, di bawah 45 mikrodetik, yang membuatnya responsif untuk gaming dan aplikasi umum.
Keunggulan lainnya adalah desain single-sided yang memudahkan kompatibilitas dengan berbagai perangkat, termasuk laptop tipis. Samsung juga menyertakan software Magician yang menjadi standar industri untuk memonitor kesehatan drive dan pembaruan firmware.
Hal yang Kurang
Performa write saat cache habis menjadi titik lemah. Dalam pengujian DiskBench, kecepatan copy file Samsung 990 tertinggal jauh dari Crucial P310 dan WD Blue SN5100. Ini karena controller PiccoloQ yang digunakan tidak seefisien kompetitor dalam menangani beban write berkelanjutan.
Efisiensi daya juga mengecewakan. Meski Samsung mengklaim penghematan 38% dibanding 990 EVO, hasil pengujian menunjukkan konsumsi daya masih lebih tinggi dari drive QLC lain seperti WD Blue SN5100. Suhu controller juga cukup tinggi, mendekati batas throttling, sehingga disarankan menggunakan heatsink di desktop atau PS5.
Performa Nyata
Dalam pengujian PCMark 10, Samsung 990 berada di atas 990 EVO dan mendekati 990 EVO Plus, tetapi masih di bawah Crucial P310 dan WD Blue SN5100. Untuk penggunaan sebagai drive utama atau boot drive, performanya cukup memadai.
Pada pengujian sustained write, cache TurboWrite 2.0 mencapai lebih dari 350GB dengan kecepatan puncak 6,1 GB/s. Setelah cache habis, kecepatan write turun drastis ke level native QLC yang lambat, sekitar 41 MB/s per die. Ini wajar untuk drive QLC, namun perlu dipertimbangkan jika Anda sering menulis data besar.
Kesimpulan
Samsung 990 adalah SSD QLC yang kompeten untuk kebutuhan harian, dengan performa setara 990 EVO Plus dan keandalan merek yang terjamin. Namun, harganya yang tinggi dan efisiensi daya yang biasa saja membuatnya kurang menarik dibanding kompetitor seperti Crucial P310 atau WD Blue SN5100.
Drive ini paling cocok untuk pengguna yang menginginkan SSD Gen 4 dengan nama besar Samsung, atau yang membutuhkan drive andal untuk upgrade PC lama. Bukan pilihan tepat untuk pengguna yang mengutamakan performa write tinggi atau efisiensi daya untuk laptop.