BATAM — Dua sekolah kejuruan negeri anyar itu adalah SMKN 13 Batam yang berlokasi di Kelurahan Tanjung Buntung, Kecamatan Bengkong, dan SMKN 14 Batam di Tanjunguncang, Kecamatan Batu Aji. Gubernur Kepri Ansar Ahmad menyatakan bahwa pembangunan ini merupakan respons atas tingginya minat masyarakat terhadap sekolah kejuruan di wilayah tersebut.
Anggaran Rp4,1 Miliar untuk SMKN 13 Batam
Peletakan batu pertama pembangunan SMKN 13 Batam telah dilaksanakan pada Senin (13/7). Sekolah ini dibangun di atas lahan seluas 7.360 meter persegi dengan anggaran mencapai Rp4,1 miliar yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kepri 2026.
Kepala Dinas Pendidikan Kepri Andi Agung menjelaskan, pembangunan SMKN 13 merupakan tindak lanjut dari usulan masyarakat dan tokoh di Kecamatan Bengkong yang selama ini mendambakan hadirnya sekolah kejuruan negeri di wilayah mereka. Saat ini, kegiatan belajar mengajar SMKN 13 sudah berjalan dengan total 480 siswa yang terbagi dalam 11 rombongan belajar. Untuk sementara, proses pembelajaran masih menginduk di SMAN 8 Batam.
Tiga Program Keahlian yang Dibuka
SMKN 13 Batam membuka tiga program keahlian yang relevan dengan kebutuhan industri di Batam, yaitu teknik pengelasan, teknik komputer dan jaringan, serta teknik elektronika industri. Gubernur Ansar Ahmad berharap sekolah ini mampu menjadi pusat pengembangan sumber daya manusia (SDM) yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan dunia kerja.
"Ke depan kita juga menginginkan makin banyak lahir generasi muda Kepri yang berilmu, memiliki kompetensi vokasi, berintegritas dan juga bisa bersaing dalam mengisi kebutuhan industri yang terus tumbuh dan berkembang di Kepulauan Riau," ujar Ansar dalam keterangan resmi yang diterima di Batam, Selasa.
Dukungan Penuh dari Pemkot Batam dan BP Batam
Wali Kota Batam Amsakar Achmad menegaskan bahwa pembangunan sekolah merupakan investasi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas SDM dan kesejahteraan masyarakat. Menurutnya, pendidikan adalah jalan tercepat untuk melakukan transformasi kelas sosial menjadi lebih baik.
Pemerintah Kota Batam bersama BP Batam sejak awal mendukung penuh pembangunan SMKN 13, terutama dalam proses penyediaan lahan melalui koordinasi dengan Direktorat Lahan BP Batam. "Dampak adanya pendidikan yang terus meningkat di Batam mungkin tidak langsung terlihat hari ini, tetapi akan dirasakan oleh generasi mendatang," kata Amsakar.