NATUNA — Pangkalan TNI AU Raden Sadjad (Lanud RSA) Natuna menggandeng Dinkes Kabupaten Natuna dan mahasiswa dalam gelaran CKG massal. Antrean warga terlihat sejak pagi di kawasan Pantai Piwang, yang menjadi lokasi utama kegiatan. Selain dokter spesialis THT yang langka di daerah terluar, tersedia pula layanan dokter gigi dan dokter umum.
Layanan Spesialis THT Langka di Natuna
Dokter spesialis THT menjadi daya tarik utama. Warga bisa membersihkan kotoran telinga sekaligus konsultasi masalah telinga, hidung, dan tenggorokan tanpa biaya. “Alhamdulillah, dengan adanya kegiatan ini saya bisa membawa anak untuk memeriksakan kondisi telinganya,” ujar Aryo, salah satu warga Natuna.
Lanud RSA mencatat, dari total peserta, mayoritas menjalani pemeriksaan oleh dokter umum. Namun layanan spesialis THT tetap dimanfaatkan puluhan warga yang sebelumnya kesulitan akses ke dokter spesialis di Pulau Natuna.
Hipertensi dan Diabetes Jadi Perhatian
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Natuna Hikmat Aliansyah menekankan pentingnya deteksi dini. Menurutnya, hipertensi dan diabetes melitus merupakan dua penyakit yang harus segera ditangani. “Diabetes yang tidak terkendali dapat menyebabkan kerusakan ginjal hingga penderitanya harus menjalani cuci darah secara rutin,” katanya.
Pemeriksaan gula darah dan kolesterol gratis pun menjadi layanan yang paling banyak diakses warga. Hasilnya, beberapa peserta langsung mendapat obat sesuai ketersediaan di posko.
Harapan Danlanud: TNI AU Hadir untuk Masyarakat Natuna
Komandan Lanud RSA Natuna Marsekal Pertama TNI Onesmus Gede Rai Aryadi mengatakan, TNI AU ingin memberikan manfaat nyata bagi warga di perbatasan. “Melalui kegiatan ini kami berharap kehadiran TNI AU di Natuna bisa memberikan manfaat kepada masyarakat,” ucapnya.
Selain CKG, rangkaian Hari Bakti TNI AU ke-79 di Natuna meliputi khitanan massal, donor darah, ceramah kesehatan, pemberian sembako, dan aksi bersih lingkungan. Semua kegiatan berlangsung sejak pagi hingga siang dan mendapat sambutan antusias warga setempat.