KEPULAUAN RIAU — Tokyo – Suzuki mempercepat transisi ke kendaraan non-fosil dengan mengonfirmasi jadwal peluncuran e Sky, mobil listrik perkotaan yang pertama kali dipamerkan sebagai konsep di Japan Mobility Show 2023. Model ini akan menjadi lini ketiga mobil listrik Suzuki setelah e Vitara dan e Every.
Mobil Listrik Murni dengan Baterai LFP 26 kWh
e Sky menggendong baterai jenis Lithium Ferro Phosphate (LFP) berkapasitas 26 kWh. Suzuki mengklaim efisiensi konsumsi energi listriknya mencapai 20 persen lebih baik, dengan jarak tempuh maksimal 310 kilometer dalam kondisi tertentu.
Untuk pemakaian harian dengan jarak tempuh 20 kilometer pulang-pergi, Suzuki menyebut baterai hanya perlu diisi ulang sekali dalam sepekan. Angka ini menjadikan e Sky salah satu mobil listrik kelas Kei-Car paling efisien di pasar Jepang.
Dimensi Ringkas dan Radius Putar 4,4 Meter
Dari sisi dimensi, e Sky memiliki panjang 3.395 mm, lebar 1.475 mm, dan tinggi 1.625 mm. Jarak sumbu rodanya 2.460 mm dengan bobot kosong 1.030 kilogram. Radius putarnya hanya 4,4 meter, membuatnya lincah untuk bermanuver di jalan sempit khas perkotaan Jepang.
Suzuki juga menyematkan sistem eAxle yang ringkas dan ringan. Struktur ini mendukung karakter mobil yang efisien dan ekonomis dalam konsumsi energi, sekaligus mudah dioperasikan dan nyaman dikendarai.
Pengisian Daya: 8 Jam di Rumah, 25 Menit Fast Charging
Baterai e Sky dapat diisi penuh dalam waktu sekitar 8 jam menggunakan pengisi daya 3 kW (200V 16A). Jika menggunakan pengisi daya 6 kW (200V 30A), waktu pengisian menyusut menjadi sekitar 4,5 jam.
Bagi pemilik yang membutuhkan pengisian cepat, fitur fast charging 50 kW mampu mengisi baterai hingga 80 persen hanya dalam waktu sekitar 25 menit. Dengan pengisi daya standar 3 kW, baterai yang hampir habis secara teori bisa terisi penuh hanya dengan mencolokkan semalaman.
Target Pasar dan Kompetitor
Kehadiran e Sky di pasar Jepang diposisikan Suzuki sebagai respons atas meningkatnya animo konsumen terhadap mobil listrik. Model ini akan bersaing langsung dengan BYD Racco yang lebih dulu menguasai segmen mobil listrik kecil di Negeri Sakura.
Filosofi desain e Sky tetap mengacu pada nilai utama Suzuki: kendaraan yang memadai untuk kebutuhan berkendara harian, tangguh dalam performa, dan andal dalam durabilitas. Suzuki belum mengumumkan harga resmi e Sky, namun peluncurannya di kuartal ketiga 2025 akan menjadi indikator seberapa agresif pabrikan asal Hamamatsu ini menantang dominasi pemain asal China tersebut. (EW)