Pencarian

Ekspor Perdana 26 Ton Kopra dari Moro ke Pasar Dunia, Bupati Karimun: Ini Penggerak Ekonomi Baru

Sabtu, 22 Agustus 2026 • 14:51:02 WIB
Ekspor Perdana 26 Ton Kopra dari Moro ke Pasar Dunia, Bupati Karimun: Ini Penggerak Ekonomi Baru
Ekspor perdana 26 ton kopra dari Kecamatan Moro diberangkatkan PT Moro Maju Sejahtera ke pasar dunia.

KARIMUN — Aktivitas ekspor kopra dari Kabupaten Karimun resmi dimulai. PT Moro Maju Sejahtera memberangkatkan 26 ton kopra ke luar negeri, menjadikan komoditas kelapa dari Kecamatan Moro sebagai penggerak ekonomi baru bagi daerah kepulauan tersebut.

Ekspor perdana yang dilakukan pada Jumat (21/8/2026) itu langsung mendapat perhatian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karimun. Bupati Karimun, Ing Iskandarsyah, hadir langsung dalam kegiatan tersebut dan memfasilitasi pertemuan antara pelaku usaha dengan Bea Cukai serta Balai Karantina.

Kehadiran dua instansi tersebut bertujuan memastikan seluruh persyaratan prosedural dan teknis ekspor dapat dipenuhi secara optimal. Pemkab Karimun berkomitmen memberikan kemudahan bagi pelaku usaha yang ingin memperluas akses pasar hingga ke mancanegara.

Keberlanjutan Pengiriman Jadi Kunci Rantai Ekonomi

Ekspor ini bukan sekadar seremoni. PT Moro Maju Sejahtera telah menyiapkan pengiriman lanjutan berupa empat kontainer kopra pada September mendatang.

Menurut Bupati Iskandarsyah, keberlanjutan aktivitas ekspor menjadi kunci agar potensi komoditas daerah mampu menciptakan rantai ekonomi yang panjang. Rantai itu mencakup petani, pengumpul, pengolahan, tenaga kerja, hingga pelaku usaha dan sektor pendukung lainnya.

“Pemerintah harus hadir untuk memberikan fasilitasi dan membuka ruang kolaborasi. Kita ingin pelaku usaha di daerah tidak hanya mampu memproduksi, tetapi juga mampu membawa produknya menembus pasar luar negeri,” ujar Iskandarsyah.

UMKM Lokal Buka Lapangan Kerja bagi Puluhan Warga

Di balik pengiriman kopra tersebut, terdapat dampak sosial yang menyertainya. Keberadaan PT Moro Maju Sejahtera saat ini telah menyerap sekitar 40 tenaga kerja dari masyarakat setempat.

Bupati mengapresiasi langkah PT Moro Maju Sejahtera yang meski masih berskala UMKM, berani mengambil langkah strategis memasuki pasar global. Menurutnya, hal ini membuktikan bahwa usaha kecil menengah memiliki peluang besar untuk berkembang.

“Ini membuktikan bahwa UMKM kita memiliki peluang yang besar. Dengan pendampingan, kolaborasi dan kemudahan dari pemerintah, usaha yang tumbuh dari daerah pun bisa memiliki pasar internasional,” tegasnya.

Karimun Dorong Komoditas Lain Ikuti Jejak Kopra

Pemkab Karimun berharap keberhasilan ekspor kopra ini menjadi pemicu bagi komoditas unggulan lainnya. Posisi Karimun yang strategis di jalur pelayaran internasional dinilai memiliki prospek besar untuk penguatan produk lokal.

Namun, prospek tersebut membutuhkan dukungan peningkatan kualitas produk, kepastian regulasi, akses pasar, serta sinergi antarlembaga. “Target kita bukan hanya bagaimana produk keluar dari Karimun, tetapi bagaimana produk tersebut memiliki nilai tambah dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat,” kata Iskandarsyah.

Dengan rencana pengiriman empat kontainer pada September, ekspor komoditas daerah mulai menunjukkan tanda-tanda sebagai aktivitas ekonomi yang berkelanjutan. “Potensi daerah tidak boleh berhenti sebagai kekayaan alam, tetapi harus diolah menjadi kekuatan ekonomi yang mampu mengangkat kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.

Follow batamvoice.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: wartarakyat.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks