BATAM — Layanan penerbitan paspor di Batam kembali menguat pada pertengahan 2026. Hingga Juli, Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam telah menerbitkan 41.308 paspor, dengan Juli menjadi bulan tertinggi sepanjang tahun berjalan.
Sebanyak 7.079 paspor diterbitkan pada Juli 2026, sedikit melampaui capaian Mei yang mencatat 7.018 dokumen. Sebelumnya, penerbitan sempat anjlok hingga 3.149 dokumen pada Maret sebelum kembali merangkak naik pada April dan Mei.
ULP Harbourbay Mendominasi, Kantor Utama Tetap Jadi Andalan
Jika dirinci berdasarkan lokasi layanan, Unit Layanan Paspor (ULP) Harbourbay menjadi penyumbang terbesar dengan total 16.857 paspor selama Januari–Juli. Angka itu hampir dua kali lipat dari capaian kantor utama Imigrasi Batam di Jalan Engku Puteri yang mencatat 7.899 penerbitan.
Kontribusi ULP Harbourbay konsisten di angka 2.000-an dokumen per bulan, dengan puncak 3.281 paspor pada April. Sementara itu, ULP Bengkong yang baru beroperasi sejak April telah menghasilkan 6.593 paspor hingga Juli, menandakan pemerataan layanan mulai berjalan.
Mall Botania dan Pollux Mall Bukti Layanan Tak Lagi Terpusat
Perubahan pola layanan terlihat dari mulai beroperasinya ULP Mall Botania. Setelah tidak mencatat penerbitan sama sekali pada empat bulan pertama, lokasi ini mulai melayani 274 dokumen pada Mei, lalu melonjak menjadi 1.699 pada Juni dan 1.690 pada Juli.
Adapun Immigration Lounge Pollux Mall menyumbang 4.959 paspor sepanjang periode yang sama. Keberadaan unit layanan di pusat perbelanjaan dan area publik ini menunjukkan warga tidak lagi harus datang ke kantor utama untuk mengurus dokumen perjalanan.
Kebutuhan Paspor Warga Batam Masih Tinggi
Kepala Seksi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam, Kharisma Rukmana, mengatakan data tersebut mencerminkan tingginya kebutuhan dokumen perjalanan internasional di tengah mobilitas masyarakat yang khas daerah perbatasan.
"Data penerbitan paspor hingga Juli 2026 menunjukkan kebutuhan layanan keimigrasian masyarakat Batam masih cukup tinggi," jelasnya, Rabu (26/8/2026).
Dengan capaian 41.308 paspor dalam tujuh bulan, Kharisma menilai tren penerbitan masih berpotensi bergerak sepanjang sisa 2026, terutama setelah aktivitas layanan kembali meningkat pada Juli. Hal itu sejalan dengan posisi Batam yang memiliki mobilitas tinggi ke negara-negara tetangga. (Nando)