Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kota Tanjungpinang menyiapkan tenaga pendamping bersertifikat grade nasional bagi atlet difabel melalui National Paralympic Committee Indonesia daerah setempat. Sertifikasi itu diperoleh setelah seorang staf Dispora dikirim mengikuti pelatihan pendampingan atlet difabel di Solo, Jawa Tengah. Dukungan tersebut diharapkan menjaga prestasi atlet paralimpik Tanjungpinang di ajang nasional maupun internasional.
TANJUNGPINANG — Kepala Dispora Tanjungpinang Ruli Friady menyatakan pihaknya sudah mengirim seorang staf ke Solo, Jawa Tengah, untuk mengikuti pelatihan pendampingan atlet difabel. Staf tersebut memperoleh sertifikat grade tingkat nasional.
"Jadi, kalau ada pertandingan atlet difabel, baik nasional maupun internasional, dari Dispora sudah memenuhi syarat untuk pendampingan," kata Ruli usai menghadiri pembukaan Kejuaraan Daerah Para Tenis Meja di Pusat Pelatihan PTM Bintan Center, Tanjungpinang, Kamis.
Selain menyiapkan pendamping bersertifikat, Dispora Tanjungpinang menyalurkan bantuan hibah dana untuk pembinaan atlet difabel. Ruli berharap dukungan tersebut membantu atlet difabel Tanjungpinang mempertahankan prestasi dan bersaing di tingkat lebih tinggi.
Medali Emas Renang dan Perunggu Menembak di Peparnas 2025
Pada Pekan Paralimpiade Nasional 2025, kontingen atlet Tanjungpinang meraih medali emas dari cabang renang dan perunggu dari menembak. Ruli menyebut capaian itu sebagai modal untuk pembinaan berikutnya.
"Harapan kita para atlet NPCI terus berprestasi, baik di tingkat nasional maupun internasional," ujarnya.
12 Atlet Berlaga di Kejurda Para Tenis Meja 2026
Ketua NPCI Kepri Fachrizal menjelaskan sebanyak 12 atlet ambil bagian pada Kejurda Para Tenis Meja 2026. Komposisinya empat atlet kategori kursi roda dan delapan atlet kategori berdiri (standing).
NPCI Kepri sebelumnya juga menggelar Kejurda para menembak di Senggarang, Tanjungpinang. Fachrizal berharap pembinaan olahraga para semakin menarik minat anak-anak SLB menekuni olahraga dan meraih prestasi.
"Salah satu tujuan kita, para atlet bisa ikut berkompetisi di Peparnas yang dijadwalkan di NTB dan NTT Oktober 2026," katanya.
Apresiasi untuk Pemprov Kepri dan Kejaksaan Negeri
Fachrizal mengapresiasi dukungan Pemerintah Provinsi Kepri, Pemkot Tanjungpinang, dan Kejaksaan Negeri terhadap pembinaan atlet paralimpik di daerah tersebut. Ia berharap dukungan pemerintah daerah bersama kejaksaan terus berlanjut agar atlet difabel memiliki kesempatan lebih luas untuk bertanding.
"Dari sisi olahraga, sahabat-sahabat kita yang disabilitas terus kita dorong. Harapan kami ke depan para atlet bisa ikut ajang olahraga, tak hanya di tingkat kota, tapi juga provinsi dan nasional," ucap Fachrizal.