KEPULAUAN RIAU — KAI Properti menuntaskan penggantian 180 insulator EPC di sejumlah petak jalur KRL Jabodetabek per Selasa (20/10/2026), berbarengan dengan pemeliharaan rutin jaringan Listrik Aliran Atas (LAA) sepanjang 513,926 kilometer di Daerah Operasi 1 Jakarta. Pekerjaan ini menjaga keandalan sistem elektrifikasi yang menopang perjalanan Commuter Line, yang melayani 270.891.261 pelanggan sepanjang Januari-September 2026 atau naik 6,02 persen dari periode sama 2025 sebanyak 255.520.949 pelanggan.
Peningkatan jumlah penumpang Commuter Line Jabodetabek menuntut kesiapan infrastruktur kelistrikan yang menggerakkan Kereta Rel Listrik (KRL). Salah satu komponen kunci dalam sistem itu adalah Listrik Aliran Atas (LAA), jaringan yang memasok energi listrik ke kereta.
Insulator EPC berfungsi sebagai penyekat antara penghantar listrik dan struktur pendukungnya. Kondisi komponen ini menentukan keamanan sistem kelistrikan sekaligus keandalan jaringan LAA.
Wilayah Penggantian Insulator
Penggantian 180 insulator EPC dilakukan di sejumlah petak jalur, mulai dari Cikoya-Maja, emplasemen Maja, Daru-Tenjo, Pondok Ranji-Jurangmangu, Sudimara-Rawabuntu, hingga Tanah Abang-Palmerah.
Petak lain yang ikut dikerjakan adalah Angke-Kampung Bandan, Buaran-Klender Baru, Cawang-Duren Kalibata, Lenteng Agung-Universitas Pancasila, Universitas Pancasila-Universitas Indonesia, serta Citayam-Bogor.
Pemeliharaan Malam Tanpa Ganggu Jadwal
Pemeliharaan rutin LAA mencakup 15 resor di Jabodetabek dengan dukungan 78 pekerja. Lingkupnya meliputi pemeriksaan kondisi jaringan, perbaikan komponen pendukung, serta pengadaan material bila diperlukan.
Pekerjaan berlangsung setiap hari sepanjang tahun dengan menyesuaikan jam operasional KRL. Pemeriksaan jaringan dilakukan pada siang hari, sementara perbaikan dikerjakan malam hari setelah perjalanan KRL selesai.
Pola itu memberi petugas ruang menangani pemeliharaan tanpa mengorbankan keselamatan kerja maupun kelancaran operasional kereta. Adapun 15 resor yang menjadi cakupan pemeliharaan adalah Rangkasbitung, Parung Panjang, Serpong, Tanah Abang, Duri, Jakarta Kota, Pasar Senen, Basoetta, Manggarai, Jatinegara, Cikarang, Pasar Minggu, Depok, Bogor, dan Nambo.
Pemantauan Setelah Penggantian
Manager Corporate Communication KAI Properti, Bramantya Candrika, menyatakan pemeliharaan dan penggantian komponen merupakan bagian dari upaya menjaga kesiapan infrastruktur pendukung operasional KRL.
"Layanan KRL yang digunakan masyarakat setiap hari membutuhkan dukungan infrastruktur yang terpelihara dengan baik. Karena itu, pemeriksaan jaringan dan penggantian komponen yang telah mencapai masa pakai perlu dilakukan sesuai kebutuhan. Penyelesaian penggantian insulator ini menjadi bagian dari upaya menjaga kondisi sistem elektrifikasi agar dapat mendukung operasional kereta api," ujar Bram dalam keterangan tertulis.
Bramantya menambahkan, penyelesaian penggantian insulator mesti diikuti pemeliharaan rutin untuk memantau kondisi jaringan dan mengidentifikasi kebutuhan penanganan lanjutan.
"Pemeliharaan infrastruktur elektrifikasi merupakan pekerjaan berkelanjutan. Setelah penggantian komponen selesai, pemeriksaan rutin tetap diperlukan untuk memantau kondisi jaringan dan menentukan tindak lanjut sesuai temuan di lapangan. Seluruh pekerjaan dilaksanakan dengan memperhatikan standar teknis dan keselamatan," terangnya.
Bagi penumpang, rangkaian pekerjaan ini berdampak langsung pada keandalan pasokan listrik kereta. Gangguan pada jaringan LAA berpotensi memperlambat perjalanan atau memicu pembatalan, sehingga perawatan berkala menjadi penopang utama ketepatan jadwal Commuter Line di tengah pertumbuhan jumlah pengguna.