Pencarian

Pemerintah Perkuat Kemitraan Strategis Indonesia-Tiongkok di Berbagai Sektor

Minggu, 11 Januari 2026 • 07:01:50 WIB
Pemerintah Perkuat Kemitraan Strategis Indonesia-Tiongkok di Berbagai Sektor
Menteri Airlangga Hartarto menyampaikan keynote speech pada perayaan 20 tahun China Chamber of Commerce in Indonesia.

Jakarta – Pemerintah Indonesia terus memperkuat dan memperdalam hubungan bilateral dengan berbagai negara mitra strategis guna mendukung kepentingan nasional serta pembangunan ekonomi jangka panjang. Salah satu kerja sama strategis yang terus diperkuat adalah kemitraan antara Indonesia dan Tiongkok di berbagai sektor, mulai dari perdagangan, investasi, hingga industri.

Penguatan hubungan bilateral tersebut juga didukung peran aktif berbagai pemangku kepentingan, salah satunya China Chamber of Commerce in Indonesia (CCCI). Selama dua dekade terakhir, CCCI berkembang menjadi jembatan komunikasi antara pemerintah dan dunia usaha, sekaligus mempererat hubungan antarmasyarakat kedua negara.

Komitmen kerja sama Indonesia–Tiongkok semakin ditegaskan melalui kunjungan kenegaraan Presiden Prabowo Subianto ke Republik Rakyat Tiongkok (RRT) pada November 2024, yang menjadi tonggak penting dalam penguatan hubungan bilateral kedua negara.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan bahwa kolaborasi Indonesia dan Tiongkok memiliki potensi besar mengingat kekuatan ekonomi dan populasi kedua negara.

“Dengan populasi 1,4 miliar jiwa, Tiongkok berada di urutan kedua dunia, sementara Indonesia dengan 285 juta jiwa berada di urutan keempat. Keduanya anggota G20, dengan PDB Tiongkok sebesar USD17,8 triliun dan Indonesia USD1,4 triliun. Ini merupakan tonggak penting yang membuka peluang besar bagi dunia usaha dan kedua negara,” ujar Airlangga saat menyampaikan keynote speech pada perayaan 20th Anniversary Celebration of China Chamber of Commerce in Indonesia, Jumat (9/1/2026).

Tiongkok tercatat sebagai mitra dagang utama Indonesia dengan nilai perdagangan mencapai USD135,2 miliar pada 2024. Selain perdagangan, kemitraan strategis juga diperkuat melalui inisiatif Two Parks Twin Countries (TCTP), sebuah kerangka kerja sama untuk memperkuat kolaborasi industri, mendorong investasi, serta mengintegrasikan rantai pasok kedua negara.

Nota Kesepahaman TCTP yang pertama kali diluncurkan pada 2021 diperbarui pada Mei 2025 melalui penandatanganan antara Menko Airlangga dan Menteri Perdagangan RRT Wang Wentao, serta disaksikan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto dan Perdana Menteri Tiongkok Li Qiang. Pembaruan tersebut mencerminkan komitmen politik tingkat tinggi dalam memperkuat kerja sama bilateral.

Sebagai bagian dari penguatan TCTP, telah ditandatangani 16 proposal proyek antara perusahaan-perusahaan Fujian dan mitra Indonesia dengan nilai total Rp36,4 triliun atau sekitar USD2,19 miliar. Proyek-proyek tersebut mencakup sektor strategis seperti logam dasar, pengolahan daging dan makanan laut, tekstil, teh, furnitur, drone, baterai, hingga kecerdasan buatan.

“Ke depan, Indonesia menyambut baik kolaborasi yang lebih mendalam di bidang infrastruktur, logistik, industri hilir, manufaktur, energi terbarukan, ekonomi digital, AI, komputasi kuantum, ketahanan pangan, kesehatan, dan pengembangan sumber daya manusia,” jelas Airlangga.

Terkait investasi, Pemerintah Indonesia menegaskan komitmennya untuk terus memperbaiki iklim investasi melalui reformasi regulasi, penguatan infrastruktur, serta konsistensi kebijakan agar Indonesia tetap menjadi tujuan investasi jangka panjang yang menarik. Pemerintah juga telah membentuk gugus tugas khusus guna mempercepat pelaksanaan program-program strategis nasional dan proses investasi.

Acara tersebut turut dihadiri Ketua Dewan Ekonomi Nasional, Menteri Pekerjaan Umum, Menteri Transmigrasi, Duta Besar Tiongkok untuk Indonesia, Wakil Ketua Dewan Ekonomi Nasional, Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi, Ketua China Chamber of Commerce in Indonesia, serta Deputi Bidang Koordinasi Perniagaan dan Ekonomi Digital Kemenko Perekonomian. (dft/fsr)

Bagikan
Sumber: Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks