LINGGA — Prosesi salam perpisahan menjadi momen paling emosional dalam acara kelulusan SMP Negeri 2 Senayang. Puluhan siswi tak kuasa menahan tangis saat berpamitan dengan para guru yang telah membimbing mereka sejak kelas VII.
Beberapa di antaranya memeluk erat wali kelas dan guru mata pelajaran, sambil mengucapkan terima kasih. Suasana haru langsung pecah di lapangan sekolah, tempat acara digelar, Rabu (20/5/2026) siang.
Pesan Kepala Sekolah: Jaga Nama Baik dan Terus Belajar
Kepala SMPN 2 Senayang, Afrida Kartika, dalam sambutannya berpesan agar para alumni tetap menjadi pribadi bertanggung jawab dan mampu menghadapi tantangan zaman. Ia juga mendorong siswa untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang SMA.
“Saya berharap anak-anak kami bisa melanjutkan pendidikan ke tingkat SMA demi meraih cita-cita dan kesuksesan di masa depan,” ujar Afrida.
Ia menyebut bahwa saat ini telah tersedia SMA Negeri 1 Bakung Serumpun di Desa Rejai sebagai pilihan bagi para lulusan untuk melanjutkan sekolah.
Apresiasi untuk Guru dan Orang Tua
Afrida juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh orang tua dan wali murid atas kepercayaan yang diberikan kepada pihak sekolah selama tiga tahun terakhir. Menurutnya, sinergi antara sekolah dan orang tua menjadi kunci keberhasilan pendidikan siswa.
“Semoga sinergi yang baik ini terus berjalan demi masa depan anak-anak kita,” tambahnya.
Ia turut mengapresiasi dedikasi para guru yang telah dengan sabar membimbing dan mendidik siswa hingga menyelesaikan pendidikan di SMPN 2 Senayang.
Pesan Penutup: Sujud Syukur dan Karakter Baik
Menutup sambutannya, Afrida berpesan agar para alumni selalu menjaga nama baik sekolah dan menjunjung nilai kejujuran di mana pun berada. Ia mengajak siswa untuk mensyukuri kelulusan dengan sujud syukur.
“Kalian adalah alumni terbaik yang memiliki karakter baik. Perlihatkan sifat baik itu kepada orang-orang di luar sana dan jadikan itu ciri khas alumni sekolah kita,” pesannya.
Acara perpisahan ini menjadi penutup perjalanan 55 siswa kelas IX sebelum melangkah ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi di Kepulauan Riau.