NATUNA — Pendaftaran Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026 di TK IT Bumi Bahari Natuna telah dibuka. Sekolah yang berlokasi di Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, ini menargetkan maksimal 15 siswa per kelas agar proses belajar lebih efektif.
Kepala TK IT Bumi Bahari, Zainab Mukaromah, mengatakan pendaftaran akan berlangsung hingga kuota siswa terpenuhi. Orang tua dapat datang langsung ke sekolah untuk mengisi formulir dan melengkapi berkas administrasi.
Konsep Pendidikan: Ibadah, Hafalan, dan Akhlak
Menurut Zainab, keunggulan utama sekolah ini terletak pada kurikulum pendidikan Islam terpadu. Anak-anak tidak hanya belajar calistung, tetapi juga dibimbing dalam pembiasaan ibadah harian, hafalan doa-doa pendek, dan surah-surah Al-Qur’an.
“Anak-anak tidak hanya belajar mengenal angka dan huruf, tetapi juga dibimbing dalam pembiasaan ibadah, hafalan doa-doa harian, surah pendek, hingga pembentukan akhlak Islami,” jelas Zainab saat diwawancarai melalui WhatsApp, Rabu (20/5/2026).
Selain akademik dan keagamaan, sekolah juga memberikan perhatian pada pengembangan non-akademik. Kegiatan pendukung meliputi pengembangan motorik, kreativitas, seni, permainan edukatif, dan outing class yang ramah anak.
Ruang Konsultasi bagi Orang Tua Sebelum Mendaftar
Pihak sekolah membuka ruang konsultasi bagi orang tua yang ingin mengenal lebih jauh program pembelajaran dan lingkungan sekolah. “Orang tua dapat berkonsultasi terlebih dahulu mengenai program pembelajaran maupun lingkungan sekolah agar lebih memahami sistem pendidikan yang kami terapkan,” tambah Zainab.
Langkah ini diambil untuk memastikan kesesuaian antara harapan orang tua dan metode pendidikan yang diterapkan di TK IT Bumi Bahari. Sekolah ingin membangun sinergi dengan keluarga sejak awal proses penerimaan.
Target: Generasi Cerdas, Mandiri, dan Berakhlak Islami
Zainab berharap masyarakat Natuna, khususnya yang tinggal di sekitar lingkungan sekolah, dapat memberikan kepercayaan kepada TK IT Bumi Bahari. “Kami berharap dapat bersinergi bersama orang tua untuk menciptakan generasi yang tidak hanya cerdas dan mandiri, tetapi juga berakhlak mulia serta cinta terhadap nilai-nilai Islam sejak usia dini,” pungkasnya.
Dengan kuota terbatas dan pendekatan personal, sekolah ini menawarkan alternatif pendidikan anak usia dini berbasis nilai-nilai keislaman di tengah minimnya pilihan lembaga serupa di wilayah Natuna.