GARUT — Kolaborasi antardaerah menjadi salah satu solusi menghadapi tekanan ekonomi dan dinamika fiskal yang dirasakan banyak pemda. Hal itu disampaikan Gubernur Kepri Ansar Ahmad saat bertemu Bupati Garut di kawasan Tarogong Kaler, Jumat pekan lalu.
Dalam pertemuan itu, Bupati Garut Abdusy Syakur Amin mengaku ingin belajar dari capaian Kepri yang masuk tiga besar nasional dalam Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Menurutnya, prestasi tersebut membuktikan bahwa percepatan pembangunan bisa dilakukan meskipun menghadapi tantangan geografis yang rumit.
“Kunjungan ini menjadi kesempatan berharga bagi kami untuk belajar dan mendapatkan berbagai masukan dalam menyusun langkah-langkah pembangunan yang lebih cepat dan terarah,” ujar Syakur.
Peluang Saling Isi di Sektor Pariwisata dan Ekonomi Kreatif
Ansar menilai Garut memiliki potensi besar yang bisa dikembangkan lewat kerja sama lintas daerah. Kekayaan alam, destinasi wisata, perhotelan, hingga ekonomi kreatif disebut sebagai modal penting untuk membangun hubungan yang saling menguntungkan.
Salah satu peluang yang mencuat adalah penguatan tourism linkage atau keterkaitan sektor pariwisata. Ansar berharap langkah ini bisa meningkatkan arus kunjungan wisatawan dan memberikan dampak ekonomi bagi kedua wilayah.
“Setiap daerah punya keunggulan masing-masing. Kerja sama harus dibangun atas dasar saling melengkapi dan berbagi pengalaman,” tegasnya.
Rumusan Program Konkret Jadi Target Berikutnya
Pertemuan yang berlangsung hangat ini baru sebatas penjajakan awal. Kedua pemerintah daerah berharap bisa merumuskan program kerja sama yang konkret dan mendukung pembangunan di Garut maupun Kepri.
Bupati Garut menekankan bahwa pengalaman Kepri dalam mengelola pembangunan di tengah kondisi kepulauan sangat relevan untuk dipelajari. Ia optimistis kolaborasi ini akan menciptakan ekosistem ekonomi yang lebih kuat dan berkelanjutan bagi kedua daerah.