Pencarian

Rupiah Melemah ke Rp 16.250 per Dolar AS, Kurs di BCA dan Mandiri Hari Ini Sentuh Level Tertinggi

Senin, 22 Juni 2026 • 12:48:01 WIB
Rupiah Melemah ke Rp 16.250 per Dolar AS, Kurs di BCA dan Mandiri Hari Ini Sentuh Level Tertinggi
Rupiah melemah ke level Rp 16.250 per dolar AS di BCA dan Mandiri pagi ini.

KEPULAUAN RIAU — Bank Central Asia Tbk. (BCA) memasang harga jual dolar AS di level Rp 16.250 per dolar AS pada sesi pagi ini. Sementara itu, Bank Mandiri menawarkan kurs jual yang sama, Rp 16.250 per dolar AS. Harga beli di kedua bank tersebut berada di kisaran Rp 16.050 - Rp 16.070 per dolar AS.

Adapun Bank Negara Indonesia (BNI) dan Bank Rakyat Indonesia (BRI) mencatatkan harga jual dolar AS masing-masing di Rp 16.240 dan Rp 16.230 per dolar AS. Selisih tipis antar bank ini menunjukkan tekanan seragam di pasar valuta asing domestik.

Pemicu Pelemahan Rupiah: Sentimen Global dan Domestik

Pelemahan rupiah hari ini tidak lepas dari penguatan indeks dolar AS di pasar global. Data ekonomi AS yang lebih kuat dari ekspektasi membuat investor kembali memborong aset berdenominasi dolar, mendorong mata uang Paman Sam menguat terhadap sebagian besar mata uang Asia, termasuk rupiah.

Dari dalam negeri, pelaku pasar masih mencermati data neraca perdagangan Indonesia yang dirilis pekan lalu. Meskipun surplus, angka impor yang meningkat lebih cepat dari ekspektasi memicu kekhawatiran akan terkikisnya cadangan devisa dalam jangka pendek.

Apa Dampaknya bagi Masyarakat dan Pelaku Bisnis?

Bagi masyarakat yang memiliki rencana bepergian ke luar negeri atau membayar layanan dalam dolar AS (seperti langganan platform global), biaya yang harus dikeluarkan hari ini menjadi lebih mahal. Setiap transaksi Rp 16.250 hanya setara dengan satu dolar AS, naik sekitar Rp 50-100 dibandingkan akhir pekan lalu.

Bagi pelaku bisnis, khususnya importir bahan baku dan barang modal, pelemahan ini langsung mengerek biaya produksi. Perusahaan yang memiliki utang dalam denominasi dolar AS juga akan mencatat beban bunga yang lebih besar dalam laporan keuangan kuartal kedua.

Kapan rupiah bisa kembali menguat?

Katalis penguatan rupiah masih bergantung pada kebijakan Bank Indonesia (BI) yang diperkirakan akan terus melakukan intervensi ganda di pasar spot dan Surat Berharga Negara (SBN). Pelaku pasar menanti hasil lelang SBN pekan ini sebagai indikator minat investor asing masuk ke pasar obligasi domestik. Jika permintaan asing tinggi, tekanan terhadap rupiah bisa mereda.

Siapa yang paling terdampak oleh kenaikan kurs hari ini?

Sektor yang paling terdampak langsung adalah industri manufaktur yang bergantung pada bahan baku impor, seperti elektronik, otomotif, dan kimia. Selain itu, perusahaan penerbangan yang menyewa pesawat dalam dolar AS juga akan merasakan tekanan biaya operasional yang lebih tinggi.

Apakah kurs di bank berbeda dengan kurs pasar?

Ya. Kurs yang dipublikasikan BCA, BRI, Mandiri, dan BNI adalah kurs transaksi untuk nasabah. Angka ini biasanya lebih tinggi dari kurs tengah Bank Indonesia atau kurs pasar spot antarbank. Selisih (spread) antara harga jual dan beli merupakan keuntungan bank dan biaya layanan bagi nasabah.

Bagikan
Sumber: finansial.bisnis.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks