Pencarian

Stok Beras Medium di Natuna Menipis, Bulog Kirim 1.000 Ton Tambahan untuk Cadangan 8 Bulan

Jumat, 10 Juli 2026 • 20:32:01 WIB
Stok Beras Medium di Natuna Menipis, Bulog Kirim 1.000 Ton Tambahan untuk Cadangan 8 Bulan
Bulog kirim 1.000 ton beras medium untuk memperkuat stok pangan Natuna selama delapan bulan.

NATUNA — Ketersediaan beras medium di Natuna, salah satu kabupaten terdepan Indonesia, kembali terjamin setelah Perum Bulog mengirimkan pasokan tambahan sebanyak 1.000 ton. Stok yang sebelumnya menipis membuat cabang setempat mengajukan permintaan tambahan untuk mengamankan pasokan pangan di daerah perbatasan tersebut.

Mengapa Stok Beras di Natuna Harus Ditambah?

Pemimpin Perum Bulog Cabang Natuna, Pencius Siburian, mengungkapkan bahwa pengiriman ini merupakan respons langsung atas kondisi stok yang sudah tidak ideal. "Pengiriman sedang berjalan, estimasi tiba di Natuna Selasa (14/7). Dengan adanya penambahan tersebut, diperkirakan mencukupi kebutuhan delapan bulan," ujarnya di Natuna, Jumat.

Selain mengisi kekosongan gudang, tambahan pasokan ini juga dimaksudkan untuk menekan harga beras di pasaran. Bulog menghadirkan beras medium sebagai kompetitor produk lain agar harga pangan sejenis tetap stabil dan terjangkau masyarakat.

Rincian Distribusi: 700 Ton ke Ranai, 300 Ton ke Sedanau

Beras yang dikirim dalam kemasan 50 kilogram itu nantinya akan dikemas ulang menjadi kemasan lima kilogram sebelum disalurkan ke mitra Bulog. Proses ini dilakukan untuk memudahkan akses masyarakat di tingkat pengecer.

Distribusi akan difokuskan ke dua gudang utama. "Sebanyak 700 ton ke Gudang Ranai di Kecamatan Bunguran Timur dan 300 ton ke Gudang Sedanau di Kecamatan Bunguran Barat secara bertahap," kata Pencius.

Harga di Tingkat Mitra: Tak Boleh Lebih dari Rp 65.500 per Kemasan

Pemerintah telah menetapkan harga beras dari Bulog sebesar Rp 11.300 per kilogram, lebih rendah dari Harga Eceran Tertinggi (HET) yang mencapai Rp 13.100 per kilogram. Mitra penyalur yang tersebar di wilayah perbatasan itu tidak diperbolehkan menjual beras kemasan lima kilogram di atas Rp 65.500 per kemasan.

Kebijakan harga ini diharapkan menjadi acuan bagi pedagang lain dan menjaga daya beli masyarakat di Natuna yang sebagian besar bergantung pada pasokan dari luar pulau.

Bagikan
Sumber: kepri.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks