Pemerintah Kota Batam menyerahkan bantuan sarana dan prasarana usaha senilai Rp150 juta kepada 15 kelompok pengolah dan pemasar hasil perikanan di Sagulung, Senin. Bantuan menyasar pelaku usaha dari wilayah hinterland dan mainland Kota Batam, dengan harapan kapasitas produksi kelompok meningkat dan usaha mereka memperluas jangkauan pasar.
BATAM — Wali Kota Batam Amsakar Achmad menyerahkan bantuan perlengkapan usaha kepada 15 kelompok pengolah dan pemasar hasil perikanan. Total nilai anggaran yang digelontorkan sekitar Rp150 juta, menyasar pelaku usaha dari wilayah hinterland dan mainland Kota Batam.
Sarana yang disalurkan mencakup chest freezer, blender, kotak pendingin, kompor gas, kuali penggorengan, kukusan susun tiga tingkat, mixer, panci, dan timbangan. Peralatan itu diserahkan langsung kepada perwakilan kelompok di Sagulung.
Perlengkapan Usaha yang Diterima 15 Kelompok
Kepala Dinas Perikanan Kota Batam Yudi Atmajianto menyebut bantuan kali ini khusus menyasar kelompok pengolah dan pemasar hasil perikanan. Dua bidang usaha lain — usaha bersama dan pembudidayaan ikan — selama ini juga mendapat dukungan serupa dari Pemkot Batam.
"Untuk hari ini, bantuan diberikan kepada kelompok pengolah dan pemasar hasil perikanan. Ada 15 kelompok yang mendapatkan bantuan dengan total nilai anggaran sekitar Rp150 juta," kata Yudi.
Menurut Amsakar, bantuan diarahkan untuk meningkatkan kapasitas produksi kelompok, memperluas usaha, serta memperkuat kontribusi mereka terhadap perekonomian keluarga dan masyarakat sekitar.
Dorongan agar Bantuan Tidak Berhenti di Seremoni
Amsakar menekankan bantuan pemerintah tidak boleh berhenti pada penyerahan simbolis. Sarana yang diberikan harus benar-benar dipakai untuk mendukung aktivitas usaha penerima.
"Saya harapkan kebijakan kita ini tidak terhenti pada seremoni saja, tetapi bagaimana bantuan ini dapat difungsikan dengan baik untuk mendukung kegiatan usaha," ujar dia.
Ia menyebut substansi pembangunan adalah mengadakan yang belum ada, meningkatkan yang sudah ada, dan memberdayakan masyarakat. Kegiatan penyerahan bantuan ini, kata dia, masuk dalam kerangka pemberdayaan tersebut.
"Sarana usaha yang disalurkan meliputi chest freezer, blender, kotak pendingin, kompor gas, kuali penggorengan, kukusan susun tiga tingkat, mixer, panci, dan timbangan," kata Amsakar.
Dampak yang Diharapkan ke Ekonomi Keluarga
Pemkot Batam berharap kelompok penerima mampu menaikkan volume produksi dan memperluas pasar. Efek lanjutannya, pendapatan keluarga pelaku usaha perikanan ikut terdongkrak.
Wali Kota juga mendorong kelompok pelaku usaha perikanan memanfaatkan setiap peralatan yang diterima. Pemanfaatan optimal dinilai menentukan seberapa besar manfaat bantuan dirasakan penerima.
"Hubungannya dengan kegiatan hari ini adalah bagaimana kita memberdayakan masyarakat," ujar Amsakar.