Pencarian

Menteri Luar Negeri Iran Terbang ke Qatar di Tengah Ketegangan dengan AS, Hadiri Pemakaman Mantan Emir

Rabu, 15 Juli 2026 • 21:44:02 WIB
Menteri Luar Negeri Iran Terbang ke Qatar di Tengah Ketegangan dengan AS, Hadiri Pemakaman Mantan Emir
Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi tiba di Doha untuk menghadiri upacara penghormatan terakhir bagi mantan Emir Qatar, Hamad bin Khalifa Al Thani.

KEPULAUAN RIAU — Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi bertolak ke Doha, Senin (13/7), untuk menghadiri upacara penghormatan bagi mantan Emir Qatar, Hamad bin Khalifa Al Thani, yang meninggal dunia pada usia 74 tahun. Kunjungan ini terjadi di tengah eskalasi konflik bersenjata antara Iran dan Amerika Serikat yang kian memanas dalam beberapa pekan terakhir.

Serangan Balasan ke Pangkalan Militer AS di Qatar

Teheran secara terbuka mengaku telah menargetkan Pangkalan Udara Al Udeid, yang menjadi salah satu pusat komando militer AS di kawasan Teluk. Serangan menggunakan rudal dan pesawat nirawak itu disebut sebagai aksi balasan atas serangan udara Amerika yang menewaskan sejumlah komandan militer Iran.

Yang menarik perhatian adalah waktu serangan tersebut. Salah satu gelombang serangan dilaporkan terjadi pada hari yang sama dengan wafatnya Hamad bin Khalifa Al Thani, Minggu (12/7). Belum ada pernyataan resmi dari pihak Qatar maupun AS mengenai dampak serangan terhadap operasional pangkalan.

Qatar di Persimpangan: Mediator yang Diserang

Kunjungan Araghchi menjadi ironis mengingat posisi Doha selama ini sebagai mediator utama antara Iran dan AS. Pada Juni lalu, kedua negara berhasil menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) di Doha yang sempat meredakan ketegangan. Namun, kesepakatan itu kini disebut-sebut mulai goyah setelah serangan balasan militer berlangsung.

Qatar selama bertahun-tahun memainkan peran sebagai jembatan diplomasi. Sebelum konflik kembali memanas, delegasi Iran dan AS secara terpisah mengunjungi Doha untuk melakukan negosiasi tidak langsung. Kini, dengan serangan Iran ke wilayah yang menjadi tuan rumah pangkalan militer AS, posisi netral Qatar diuji.

Agenda Tersembunyi di Balik Kunjungan Duka?

Pertanyaan yang belum terjawab adalah apakah Araghchi akan memanfaatkan kunjungan ini untuk melakukan pertemuan bilateral di luar agenda pemakaman. Hingga berita ini diturunkan, belum ada konfirmasi apakah pembahasan mengenai pemulihan gencatan senjata akan masuk dalam agenda kunjungan.

Pekan lalu, Menteri Luar Negeri Iran sempat menyatakan bahwa pihaknya terbuka untuk kembali ke meja perundingan, namun dengan syarat Amerika Serikat menghentikan seluruh operasi militernya di perairan Teluk. Pernyataan itu belum mendapat respons resmi dari Washington.

Kepergian Hamad bin Khalifa Al Thani sendiri meninggalkan warisan diplomasi yang rumit di kawasan. Semasa hidupnya, ia dikenal sebagai tokoh yang mendorong keterbukaan Qatar terhadap berbagai pihak, termasuk kelompok yang berseberangan dengan sekutu tradisionalnya. Kini, putranya, Emir Tamim bin Hamad Al Thani, mewarisi situasi geopolitik yang jauh lebih panas dari era ayahnya.

Bagikan
Sumber: voi.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks