Pencarian

Pemprov Kepri Fasilitasi Pemulangan Dua Nelayan Bintan dari Malaysia, Sempat Ditahan di Johor Bahru

Kamis, 16 Juli 2026 • 16:26:01 WIB
Pemprov Kepri Fasilitasi Pemulangan Dua Nelayan Bintan dari Malaysia, Sempat Ditahan di Johor Bahru
Dua nelayan asal Bintan, Minan dan Nur Fahri Fauzi, tiba di Batam Centre pada Rabu (15/7/2026) setelah difasilitasi pemulangannya oleh Pemprov Kepri dari Malaysia.

BATAM — Proses pemulangan dua nelayan asal Bintan yang sempat ditahan di Malaysia berjalan lancar berkat koordinasi intensif antara Pemprov Kepri dan perwakilan RI di Johor Bahru. Minan dan Nur Fahri Fauzi, yang masing-masing merupakan nahkoda KM Hai Yang 3 dan KM Baruna Jaya, tiba di Batam Centre pada Rabu (15/7/2026). Keduanya langsung dijemput oleh Badan Pengelolaan Perbatasan Daerah (BPPD) Kepri bersama BP3MI Kepri dan Pemerintah Kabupaten Bintan.

Ditahan Sejak Akhir Mei 2026 di Pusat Koreksional Johor Bahru

Kedua nelayan tersebut diamankan aparat maritim Malaysia pada 31 Mei 2026 di perairan Pulau Aur, Mersing. Mereka diduga melanggar batas wilayah saat melaut dan sempat menghadapi ancaman sanksi berdasarkan Akta Perikanan 1965 Malaysia. Selama proses hukum berlangsung, keduanya ditahan di Pusat Koreksional Johor Bahru Ulu Choh.

Kepala BPPD Kepri Doli Boniara mengatakan, proses penyelesaian hukum berlangsung cukup panjang. Namun, berkat pendampingan KJRI Johor Bahru dan koordinasi dengan berbagai instansi, kedua nelayan akhirnya diizinkan pulang ke Tanah Air.

Pesan Gubernur: Seluruh Nelayan Telah Bebas dan Kembali ke Keluarga

Doli menyampaikan bahwa pemulangan ini merupakan arahan langsung Gubernur Kepri Ansar Ahmad. “Alhamdulillah, seluruh nelayan kita kini telah bebas dan dapat kembali berkumpul bersama keluarga,” kata Doli dalam keterangannya di Batam.

Usai tiba di Batam, Minan dan Nur Fahri langsung diserahkan kepada Pemerintah Kabupaten Bintan untuk dipulangkan ke kampung halaman mereka di Desa Numbing, Kecamatan Bintan Pesisir. Keduanya dijadwalkan bertemu keluarga dalam waktu dekat.

Imbauan bagi Nelayan Kepri: Pahami Batas Wilayah demi Keselamatan

Doli juga mengingatkan para nelayan di Kepri agar lebih berhati-hati saat melaut, terutama di wilayah perbatasan. Ia menekankan pentingnya memahami batas wilayah negara dan mematuhi ketentuan hukum yang berlaku agar kejadian serupa tidak terulang. Imbauan ini disampaikan menyusul masih adanya potensi pelanggaran batas maritim oleh nelayan tradisional di perairan perbatasan Indonesia-Malaysia.

Bagikan
Sumber: sketsanews.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks