BATAM — Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) menjadi acuan BP Batam dalam merilis data investasi tahun 2025. Dari laporan tersebut, realisasi investasi tidak hanya tumbuh signifikan, tetapi juga mencapai 118,97 persen dari target awal. Capaian ini dipaparkan Amsakar Achmad dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi VI DPR RI di Jakarta, Kamis (16/7).
Pertumbuhan Ekonomi Batam Ungguli Nasional
Tak hanya investasi, pertumbuhan ekonomi Batam juga mencatatkan angka positif. Sepanjang 2025, ekonomi Batam tumbuh 6,76 persen, melampaui pertumbuhan ekonomi nasional yang berada di angka 5,11 persen.
“Capaian investasi yang terus tumbuh menunjukkan bahwa Batam tidak hanya mampu menjaga daya saing sebagai tujuan investasi, tetapi juga terus memperkuat tata kelola yang transparan dan akuntabel,” kata Amsakar dalam keterangan resmi yang diterima di Batam, Jumat.
PNBP Tembus Rp1,93 Triliun, Opini WTP Dikejar
Kinerja Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) BP Batam juga terjaga. Sepanjang 2025, lembaga ini berhasil merealisasikan PNBP sebesar Rp1,93 triliun.
Tak hanya itu, BP Batam optimistis kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Tahun Anggaran 2025. Jika terealisasi, capaian itu akan menjadi opini WTP ke-10 secara berturut-turut sejak tahun 2016.
Amsakar menegaskan, pihaknya terus memperkuat tata kelola lembaga melalui digitalisasi dan inovasi layanan investasi. “Ke depan, BP Batam akan mempercepat digitalisasi pengelolaan keuangan dan mengoptimalkan penerimaan negara agar setiap rupiah anggaran memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi pengembangan Batam,” tegasnya.
Triwulan I 2026: Investasi Naik 102,85 Persen
Momentum positif berlanjut di awal tahun ini. Pada triwulan I 2026, realisasi investasi di Batam mencapai Rp17,48 triliun. Angka ini meningkat 102,85 persen secara tahunan (year on year/yoy) dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Dengan tren pertumbuhan yang konsisten, BP Batam optimistis kawasan ini akan semakin memperkuat posisinya sebagai Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPBPB) yang menjadi motor penggerak investasi nasional.