BATAM — Dua staf housekeeping HARRIS Hotel Batam Center, Ebejener dan Bagas Anggoro, tampil konsisten sejak awal perlombaan. Keduanya berhasil menyisihkan perwakilan dari 26 hotel dan resor lain yang turut ambil bagian.
Mereka membawa pulang tiga penghargaan bergengsi: Juara 1 Making Bed Competition, Juara 1 Towel Art Competition, dan Best Performance. Raihan ini sekaligus mengantarkan HARRIS Hotel Batam Center menjadi Juara Umum Making Bed & Art Towel Competition 2026.
Standar Internasional dan Waktu Ketat 8 Menit
Panitia menerapkan standar penilaian internasional. Dewan juri menilai kecepatan, kerapian, teknik penataan tempat tidur, hingga kreativitas dalam membuat seni lipat handuk (towel art).
Pada kategori Making Bed, peserta harus menata tempat tidur dengan standar hotel bintang lima hanya dalam waktu delapan menit. Ebejener dan Bagas mampu menyelesaikan tantangan itu dengan hasil rapi, presisi, dan sebelum batas waktu berakhir.
Sementara pada kategori Towel Art, keduanya memikat perhatian juri melalui teknik lipatan yang detail, kreatif, dan memiliki nilai estetika tinggi. Penampilan mereka selama kompetisi juga dinilai paling profesional sehingga berhak meraih penghargaan Best Performance.
Konsep Ramah Lingkungan Jadi Pembeda
Salah satu keunggulan HARRIS Hotel Batam Center terletak pada konsep yang diusung. Tim housekeeping mengangkat tema sustainability dengan menggunakan bunga segar sebagai pelengkap karya towel art. Pilihan itu menggantikan penggunaan bunga plastik atau ornamen sintetis sekali pakai.
Konsep tersebut mendapat apresiasi dari dewan juri karena dinilai sejalan dengan tren pariwisata berkelanjutan yang kini semakin berkembang.
Dukungan Tim dan Apresiasi Manajemen
Suasana kompetisi berlangsung meriah. Setiap hotel membawa tim pendukung untuk memberikan semangat kepada para peserta. Sorakan, tepuk tangan, dan yel-yel dari keluarga besar HARRIS Hotel Batam Center menjadi motivasi tambahan bagi Ebejener dan Bagas saat tampil di arena lomba.
General Manager HARRIS Hotel Batam Center, Dodi Putra, mengapresiasi seluruh tim housekeeping yang dipimpin Housekeeper Ridwan atas kerja keras dan dedikasi mereka.
“Kemenangan ini adalah buah dari kerja keras, dedikasi, dan konsistensi tim kami dalam menjaga standar pelayanan tertinggi. Mengusung konsep sustainability dengan bunga asli bukan sekadar strategi kompetisi, melainkan cerminan dari nilai-nilai yang kami terapkan sehari-hari di hotel dalam mendukung pariwisata yang berkelanjutan. Terima kasih kepada IHKA Kepri, Universitas Batam Tourism Polytechnique, dan KSquare atas terselenggaranya wadah kompetisi yang luar biasa ini,” ujar Dodi.
Kompetisi ini digelar oleh Indonesian Housekeepers Association (IHKA) BPD Kepulauan Riau bekerja sama dengan Universitas Batam Tourism Polytechnique (BTP) dan KSquare. Ajang tersebut menjadi wadah bagi para praktisi housekeeping untuk menguji kemampuan, meningkatkan kompetensi, sekaligus menunjukkan standar pelayanan hotel di Kepri.