KEPULAUAN RIAU — PT Sokonindo Automobile memastikan DFSK E5 Plus menjadi salah satu andalan di GIIAS 2026. Model ini merupakan PHEV perdana yang dirakit lokal di fasilitas Cikande. Target pasar langsung mengarah ke segmen mobil keluarga elektrifikasi yang bersaing dengan Chery Tiggo 8 CSH dan Lepas L8 PHEV.
Franz Wang, Chief Operating Officer PT Sokonindo Automobile, mengungkapkan antusiasme pasar sudah terlihat. "Pencapaian ini menunjukkan antusiasme masyarakat sebelum kendaraan ini diluncurkan," ujarnya di Jakarta, Rabu (22/7).
Dimensi Besar dan Warna Hijau Nyentrik Jadi Daya Tarik
DFSK E5 Plus membawa dimensi yang cukup lapang untuk kelas 7-seater. Panjang bodi mencapai 4.760 mm, lebar 1.865 mm, tinggi 1.710 mm, dan jarak sumbu roda 2.785 mm. Ukuran ini menjanjikan kabin yang lega untuk tiga baris kursi.
Pilihan warna yang ditawarkan juga keluar dari kebanyakan SUV di kelasnya. Selain warna monokrom seperti abu-abu, hitam, dan putih, DFSK menyediakan opsi hijau yang cukup mencolok. Langkah ini bisa menarik konsumen muda yang ingin tampil beda.
Klaim Jarak Tempuh 1.400 Km dan Harga Mulai Rp 500 Jutaan
Keunggulan utama DFSK E5 Plus ada pada sistem plug-in hybrid-nya. Pabrikan mengklaim total daya jelajah mencapai 1.400 kilometer dalam kondisi terisi penuh bahan bakar dan baterai. Angka ini menjadi nilai jual utama untuk mobilitas jarak jauh tanpa khawatir infrastruktur pengisian.
Harga yang diumumkan berkisar antara Rp 500 jutaan hingga Rp 550 jutaan. Rentang harga ini menempatkan E5 Plus di segmen menengah atas PHEV 7-seater. Prebook yang sudah mencapai 1.100 unit menunjukkan respons positif pasar sebelum mobil resmi meluncur.
Spesifikasi Lengkap Masih Dirahasiakan, Debut di GIIAS 2026
DFSK belum merilis detail spesifikasi teknis untuk pasar Indonesia secara lengkap. Informasi yang bocor baru sebatas dimensi, pilihan warna, dan klaim jarak tempuh. Detail mesin, kapasitas baterai, dan fitur keselamatan baru akan diumumkan saat GIIAS 2026 berlangsung.
Produksi lokal di Cikande menjadi strategi DFSK untuk menekan harga jual. Langkah ini juga memungkinkan insentif pemerintah untuk kendaraan elektrifikasi. Konsumen yang sudah melakukan prebook bisa mendapatkan unit lebih awal setelah peluncuran resmi di pameran.