TANJUNGPINANG — Sebanyak 100 rumah warga di Pulau Penyengat bakal mendapat suntikan dana renovasi senilai total Rp2 miliar dari Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau. Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Provinsi Kepri, Said Nursyahdu, menyatakan program ini merupakan usulan Gubernur Kepri Ansar Ahmad dan bersumber dari APBD provinsi.
Setiap rumah dianggarkan rata-rata Rp20 juta. Namun, jenis pekerjaan renovasi tidak seragam dan akan disesuaikan dengan kondisi serta kebutuhan masing-masing bangunan di lapangan.
Bukan Sekadar Perbaikan Rumah, Tapi Penataan Kawasan Wisata
Pemprov Kepri tidak hanya menyasar perbaikan kualitas hunian. Said menjelaskan, program ini juga bertujuan menciptakan lingkungan permukiman yang lebih rapi, bersih, dan menarik secara visual.
“Ini salah satu upaya untuk mendukung pengembangan destinasi wisata unggulan di Kepri,” ujar Said, Senin (27/7/2026).
Pulau Penyengat dikenal sebagai kawasan cagar budaya dengan sejumlah situs sejarah dan religi. Pemerintah berharap penataan rumah-rumah warga bisa memperkuat citra pulau tersebut sebagai tujuan wisata andalan di Kepulauan Riau.
Jadwal Pelaksanaan: Tunggu APBD Perubahan 2026
Meski anggaran sudah dialokasikan, warga harus bersabar. Said menegaskan bahwa pengerjaan fisik baru bisa dimulai setelah APBD Perubahan 2026 disahkan dan seluruh tahapan administrasi tuntas.
“Pelaksanaan dimulai setelah APBD Perubahan resmi disahkan dan seluruh tahapan administrasi selesai dilaksanakan,” tutup Said.
Dengan program ini, pemerintah berharap wajah Pulau Penyengat semakin tertata, memberikan kenyamanan bagi masyarakat sekaligus meningkatkan pengalaman wisatawan yang berkunjung.