KARIMUN — Dorongan untuk menciptakan iklim investasi yang sehat di Kabupaten Karimun kembali digaungkan. Kali ini, Dewan Pimpinan Cabang Pemuda Batak Bersatu (DPC PBB) setempat mengambil inisiatif dengan mengajak seluruh komponen masyarakat untuk berperan aktif menjaga stabilitas ekonomi daerah.
Wakil Ketua DPC PBB Kabupaten Karimun, Maszan P. Sianturi, menegaskan bahwa tanpa adanya situasi yang kondusif, sulit bagi daerah untuk menarik minat investor dan menggerakkan roda perekonomian.
Kunci Stabilitas Berada di Tangan Masyarakat
Menurut Maszan, pertumbuhan ekonomi yang positif tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah atau pelaku usaha saja. Peran serta masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban menjadi fondasi utama.
“Ekonomi Karimun yang baik bisa tercipta tentu harus ada peran serta masyarakat. Maka mari kita ciptakan iklim investasi di Karimun yang kondusif,” ujar Maszan, Minggu, 12 Juli 2026.
Ia mengimbau semua pihak untuk tidak memantik kegaduhan atau situasi yang tidak kondusif, terutama yang bersinggungan langsung dengan dunia usaha dan investasi. Kenyamanan para pelaku usaha dinilai menjadi kunci utama dalam menjaga arus perputaran ekonomi daerah ke arah yang lebih baik.
Investor Adalah Aset, Bukan Gangguan
Sebagai daerah yang cenderung konsumtif, Kabupaten Karimun sangat bergantung pada ketersediaan barang dengan harga yang stabil. Oleh karena itu, kehadiran para pengusaha dan investor, baik lokal maupun dari luar daerah, harus dipandang sebagai aset yang perlu didukung, bukan dihalangi.
Maszan menjelaskan bahwa para pelaku usaha memiliki peran strategis sebagai variabel utama dalam menghadirkan harga komoditas yang terjangkau bagi masyarakat luas. Kegaduhan di sektor usaha dikhawatirkan dapat mengganggu rantai pasok dan memicu fluktuasi harga di pasaran.
“Jangan kita ganggu pengusaha yang notabenenya bisa menjadi variabel tersedianya harga berbagai komoditas yang terjangkau,” pungkasnya.
Target Akhir: Daya Beli Masyarakat Terjaga
Melalui iklim investasi yang sehat, diharapkan daya beli masyarakat Karimun tetap terjaga dan roda perekonomian dapat terus berputar secara optimal. Upaya ini dinilai semakin krusial di tengah tantangan ekonomi global yang masih membayangi stabilitas harga dan pasokan barang di daerah.