Pencarian

Review CMF Clip Pro dari Nothing: OWS Rp1,7 Juta dengan Bass Lebih Berani

Sabtu, 22 Agustus 2026 • 21:26:31 WIB
Review CMF Clip Pro dari Nothing: OWS Rp1,7 Juta dengan Bass Lebih Berani
CMF Clip Pro dari Nothing resmi dijual di Indonesia dengan harga Rp1.699.000.

KEPULAUAN RIAU — CMF Clip Pro mendarat di Indonesia pada awal Agustus 2026, dan kehadirannya langsung menambah warna di segmen Open Wearable Stereo (OWS) yang selama ini didominasi pemain seperti JBL, Anker Soundcore, dan Sony. Dibawa masuk oleh Erajaya Digital, perangkat ini tersedia di gerai erafone, eraspace, Urban Republic, serta toko resmi di Tokopedia dan Shopee.

CEO Erajaya Digital Joy Wahjudi menyatakan optimisme terhadap produk ini dalam keterangan resminya, Jumat (1/8). "Kami optimistis kehadiran produk ini dapat memberikan semakin banyak pilihan bagi konsumen dalam menemukan perangkat yang sesuai dengan gaya hidup dan aktivitas mereka," ujarnya.

Bass di OWS: Masalah Besar yang Coba Dipecahkan Nothing

Kelemahan paling umum dari earphone open-ear adalah frekuensi rendah yang nyaris hilang karena driver tidak menutup saluran telinga. CMF Clip Pro mencoba menjawabnya dengan driver bass berukuran 10,8 mm yang dibekali teknologi bernama "Ultra Bass".

Apakah ini benar-benar efektif? Dari spesifikasinya, ukuran driver ini tergolong besar untuk kelas OWS — kebanyakan kompetitor di harga serupa memakai driver 10 mm atau lebih kecil. Dukungan Hi-Res Audio dan codec LDAC juga menjadi nilai jual utama di kelas harga ini, karena reproduksi vokal dan instrumen bisa lebih detail dibanding koneksi SBC/AAC standar.

Fitur Panggilan dan Smart Dial: Bukan Sekadar Tempelan

Untuk komunikasi, CMF Clip Pro dibekali empat mikrofon HD dengan teknologi VPU-powered Clear Voice. Sistem ini dirancang untuk memisahkan suara pengguna dari kebisingan sekitar, jadi panggilan di jalan raya atau tempat ramai seharusnya tetap terdengar jelas di sisi lawan bicara.

Nothing juga menyematkan Sound Seal System untuk meminimalkan kebocoran suara — masalah umum lain dari earphone terbuka yang suaranya bisa didengar orang di dekat pengguna. Yang menarik, tombol putar fisik bernama Smart Dial disematkan di earbud untuk mengatur volume dan pemutaran, sekaligus menjawab panggilan. Ini solusi yang lebih praktis dibanding kontrol sentuh yang sering salah sentuh di perangkat OWS lain.

Daya Tahan Baterai: Klaim 32,5 Jam dengan Casing

Soal ketahanan, Nothing mengklaim earbud bisa bertahan 10 jam dalam sekali pengisian, dan total 32,5 jam jika dihitung bersama casing pengisi daya. Angka ini kompetitif di kelasnya — JBL Soundgear Sense misalnya, hanya menawarkan 6 jam per earbud dan 24 jam total.

Perangkat ini juga punya sertifikasi IP54, yang berarti tahan debu dan percikan air. Cocok untuk dipakai olahraga ringan atau saat kehujanan, meski tidak disarankan untuk berenang atau terkena air bertekanan.

Tiga Pilihan Warna dan Harga di Indonesia

CMF Clip Pro hadir dalam tiga varian warna: coral, light grey, dan dark grey. Semua varian dibanderol sama, Rp1.699.000.

  • Keunggulan utama: driver 10,8 mm dengan Ultra Bass, codec LDAC, empat mikrofon dengan VPU Clear Voice, Smart Dial fisik, baterai 10 jam per earbud
  • Perlu diperhatikan: harga lebih tinggi dari rata-rata OWS entry-level, belum ada fitur ANC (wajar untuk tipe open-ear), kualitas bass tetap perlu diuji langsung untuk memastikan klaim "Ultra Bass" benar-benar terasa

Verdict: Untuk Siapa CMF Clip Pro Ini?

Dengan harga Rp1,7 jutaan, CMF Clip Pro menyasar pengguna yang menginginkan earphone terbuka untuk aktivitas sehari-hari — kerja di meja, olahraga, atau sekadar mendengarkan musik sambil tetap sadar lingkungan sekitar. Dukungan LDAC dan driver besar menjadikannya salah satu OWS paling menarik secara spesifikasi di kelasnya.

Tapi perlu diingat, klaim "Ultra Bass" dan kualitas panggilan baru bisa dibuktikan lewat pemakaian langsung. Untuk kategori OWS, kenyamanan dan kecocokan bentuk telinga sangat subjektif — apa yang pas untuk satu orang belum tentu nyaman untuk yang lain. Jika kamu sudah punya OWS lain di rentang harga serupa, perbedaan utama ada pada fitur Smart Dial dan kualitas mikrofon yang lebih serius. Kalau belum pernah coba OWS sama sekali, produk ini bisa jadi pintu masuk yang solid, asalkan ekspektasi soal bass tetap realistis — ini bukan earphone in-ear dengan seal penuh.

Follow batamvoice.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: jatim.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks