Pencarian

Empat Dapur Program Makan Bergizi Gratis di Natuna Berhenti Operasi, Anggaran Belum Cair untuk Beli Bahan Pangan

Jumat, 12 Juni 2026 • 17:14:01 WIB
Empat Dapur Program Makan Bergizi Gratis di Natuna Berhenti Operasi, Anggaran Belum Cair untuk Beli Bahan Pangan
Empat dapur SPPG di Natuna berhenti beroperasi karena dana belum cair untuk bahan pangan.

NATUNA — Empat SPPG yang berhenti beroperasi itu berlokasi di Batubi Jaya, Kelarik, Harapan Jaya, dan Cemaga. Kepala Koordinator Badan Gizi Nasional (BGN) Wilayah Natuna, Lutshia Widi Febiana, menyebutkan belum ada kepastian kapan layanan akan kembali normal.

Penyebab Berhenti: Dana Belum Masuk Virtual Account

Menurut Lutshia, dana yang belum masuk tersebut merupakan alokasi untuk pengadaan bahan pangan segar yang nantinya diolah menjadi makanan bergizi. "Penyebabnya dana belum masuk ke virtual account. Untuk waktunya belum diketahui," katanya saat dikonfirmasi di Natuna, Jumat.

Bukan Pertama Kali: SPPG Lain Sempat Mati Selama Dua Hari

Kondisi serupa ternyata bukan pengalaman pertama. Lutshia mengungkapkan bahwa SPPG Bunguran Timur Laut sebelumnya juga sempat menghentikan layanan pada 8-9 Juni 2026. Setelah dana tersedia, dapur tersebut kembali beroperasi pada Rabu (10/6). Pola ini menunjukkan kerentanan pendanaan yang masih menghantui operasional program MBG di daerah kepulauan terluar tersebut.

11 SPPG Baru Beroperasi dari Target 28, Empat Mati Sementara

Dari total 28 SPPG yang direncanakan dibangun di Natuna, baru 11 unit yang benar-benar beroperasi. Dari jumlah itu, empat di antaranya kini tidak melayani penerima manfaat. "11 SPPG tersebut melayani sekitar 22.098 penerima manfaat yang terdiri atas peserta didik dan kelompok sasaran lainnya dalam program MBG. Namun, dari 11 itu empat berhenti sementara," ujar Lutshia.

Layanan Masih Berjalan di Tujuh Titik Lain

Meski empat dapur berhenti, program MBG di Natuna belum sepenuhnya lumpuh. Tujuh SPPG lainnya masih beroperasi dan tersebar di Batu Hitam, Pering, Ranai Darat, Bunguran Timur Laut, Serasan, Midai, dan Subi. Ketujuh titik ini diharapkan bisa menampung sementara penerima manfaat dari empat SPPG yang terdampak, meski dengan keterbatasan kapasitas produksi.

Belum ada pernyataan resmi dari Pemerintah Kabupaten Natuna atau BGN pusat mengenai langkah darurat untuk memastikan pasokan dana ke empat SPPG tersebut. Warga di Kelarik dan Cemaga kini menunggu kepastian kapan anak-anak mereka bisa kembali menerima makanan bergizi gratis dari program andalan pemerintah ini.

Bagikan
Sumber: kepri.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks