Pencarian

BKSAP DPR Dorong Pemuda Muslim Jadi Agen Perubahan di Tengah Konflik Global, Hasil Forum Dibawa ke Sidang PUIC Azerbaijan

Jumat, 12 Juni 2026 • 18:36:31 WIB
BKSAP DPR Dorong Pemuda Muslim Jadi Agen Perubahan di Tengah Konflik Global, Hasil Forum Dibawa ke Sidang PUIC Azerbaijan
Ketua BKSAP DPR Syahrul Aidi Maazat membuka International Muslim Youth Forum 2026 di Kompleks Parlemen Senayan.

KEPULAUAN RIAU — Ketua Badan Kerja Sama Antarparlemen (BKSAP) DPR RI, Syahrul Aidi Maazat, membuka International Muslim Youth Forum (IMYF) 2026 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (12/6/2026). Forum bertajuk "Beyond Borders: Muslim Youth Shaping the Future of the Ummah in a Turbulent World" ini disebutnya sebagai momentum strategis untuk memperkuat kolaborasi pemuda muslim global.

Menurut Syahrul, populasi muslim dunia yang hampir mencapai dua miliar jiwa harus bertransformasi menjadi kekuatan nyata. "Kita tidak boleh pesimis. Sebagai pemuda, kita harus optimistis. Masa depan harus dibangun dengan kolaborasi, semangat persatuan, dan keyakinan bahwa kita mampu memberikan kontribusi terbaik bagi dunia," ujarnya dalam keterangan tertulis.

Rekomendasi Forum Jadi Bahan Delegasi DPR ke Azerbaijan

BKSAP DPR RI tidak memosisikan IMYF 2026 sekadar sebagai forum diskusi. Lembaga ini menjadikannya wadah strategis untuk membangun jejaring antarpemuda muslim lintas negara. Gagasan dan pemikiran yang mengemuka akan dikompilasi menjadi rekomendasi.

Rekomendasi itu nantinya akan dibawa delegasi DPR RI saat menghadiri Sidang PUIC di Azerbaijan. Langkah ini memastikan suara pemuda muslim dari forum parlemen memiliki dampak diplomatik di tingkat organisasi antarparlemen negara-negara Organisasi Kerja Sama Islam (OKI).

Nilai Islam dan Peran Pemuda di Tengah Gejolak Global

Syahrul menekankan bahwa nilai-nilai Islam mengajarkan perdamaian, penghormatan terhadap kemanusiaan, serta kepatuhan pada aturan dan keadilan. Oleh karena itu, pemuda muslim dituntut mengambil peran lebih besar sebagai agen perubahan di tengah konflik global yang makin kompleks.

"Forum seperti ini penting untuk membangun kesadaran, memperkuat persatuan, dan mempererat kolaborasi di antara pemuda muslim dunia," kata Syahrul. Ia berharap esensi forum tidak berhenti saat acara selesai, melainkan diwariskan ke generasi berikutnya melalui aksi nyata.

Di akhir sambutannya, Syahrul menegaskan optimisme bahwa generasi muda mampu melahirkan solusi atas berbagai isu global. "Mudah-mudahan semangat ini terus berlanjut dan menjadi energi bagi pemuda muslim dunia untuk bersama-sama membangun masa depan yang lebih damai, adil, dan sejahtera," pungkasnya.

Bagikan
Sumber: voi.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks